Aplikasi ELENCODE - UMLA

Sosialisai Deteksi Dini Tumbuh Kembang anak berbasis elektronik dengan menggunakan aplikasi ELENCODE oleh Tim Pengabdian Kepada Masyarakat di Desa Sugio Lamongan

Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Lamongan menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang anak berbasis Elektronik/ ELEctronic detection of Child grOwth and Development (ELENCODE) sebagai upaya prioritas dalam mempersiapkan anak Indonesia menjadi calon generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, ceria, tangguh dan berbudi luhur.

Kegiatan ini terlaksana atas pendanaan Ditjen Dikti Ristek program penelitian kebijakan merdeka belajar kampus merdeka dan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian perguruan tinggi swasta tahun 2021 dan dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Desember 2021 bertempat di Ruang Pertemuan Walidah TK ABA 1 Sugio Lamongan yang dihadiri oleh Kepala Desa Sugio Bapak  H. Abdul Rochim, S.Pd, serta seluruh perwakilan dari mitra yang telah bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Lamongan yaitu kader posyandu yang dalam hal ini diwakili oleh guru PAUD dari TK ABA I, TK Pertiwi, TK Muslimat, TK Budi Luhur dan TK Melati yang merupakan 5 titik lokasi Pengabdian Masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini disambut baik oleh Kepala Desa serta Guru PAUD yang sangat antusias dalam kegiatan sosialisasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang berbasis elektronik.

Pembukaan Kegiatan Sosialisasi dilakukan oleh Ketua tim Pengabdian Masyarakat Ibu Lilis Maghfuroh, S.Kep., Ns., M.Kes kemudian dilanjutkan Sambutan dari Bapak Kepala Desa. Aplikasi ELENCODE merupakan aplikasi Deteksi Dini Tumbuh Kembang yang di peruntukkan untuk memudahkan para Guru PAUD dalam stimulasi dan pencatatan deteksi dini tumbuh kembang anak didiknya. Dalam aplikasi ELENCODE ini para guru PAUD dapat mengetahui secara langsung kondisi pertumbuhan dan perkembangan anak. Sehingga seluruh anak prasekolah mendapatkan pelayanan deteksi dini tumbuh kembang secara dini, dan apabila di temukan penyimpangan atau keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan maka para guru PAUD dapat berkordinasi dengan tenaga Kesehatan setempat dalam upaya penangan tersebut.